Cincin kawin melambangkan cinta abadi, tetapi jika ternoda atau berkarat, hal itu dapat membayangi pernikahan. Cincin kawin tungsten telah mendapatkan popularitas karena daya tahannya dan estetika modernnya, tetapi apakah mereka berisiko berkarat, berubah warna, atau teroksidasi? Artikel ini mengkaji sifat-sifat tungsten, faktor-faktor kunci yang memengaruhi ketahanan korosinya, dan tips ahli untuk memilih cincin yang tahan terhadap ujian waktu.
Cincin tungsten kelas perhiasan berkualitas tinggi biasanya menawarkan ketahanan oksidasi yang sangat baik, tahan terhadap karat dan perubahan warna. Namun, beberapa produsen memadukan tungsten dengan logam lain untuk mengurangi biaya atau meningkatkan sifat-sifat tertentu. Jika paduan tersebut mencakup logam yang rentan terhadap oksidasi seperti kobalt, cincin tersebut dapat mengembangkan karat atau korosi seiring waktu. Pembeli harus memprioritaskan kemurnian dan komposisi paduan saat memilih cincin kawin tungsten.
Untuk mengevaluasi ketahanan korosi tungsten, penting untuk memahami bagaimana logam terdegradasi:
Tungsten murni menawarkan titik leleh yang sangat tinggi dan tahan terhadap korosi. Dalam kondisi normal, ia tidak akan berkarat—oksidasi hanya terjadi pada suhu ekstrem (600–800°C). Dengan demikian, cincin tungsten murni hampir kebal terhadap karat atau perubahan warna dalam penggunaan sehari-hari. Faktanya, ketahanan panas tungsten membuatnya ideal untuk elemen pemanas industri.
Namun, sebagian besar cincin tungsten komersial adalah paduan. Ketahanan korosinya bergantung pada logam sekunder yang digunakan. Kobalt, pengikat umum dalam paduan yang lebih murah, rentan terhadap oksidasi. Untuk umur panjang yang unggul, pilihlah cincin tungsten kelas perhiasan yang menggunakan nikel sebagai pengikat—alternatif yang lebih tahan korosi.
Cincin tungsten kelas industri sering mengandung kobalt untuk memangkas biaya, tetapi ini mengorbankan ketahanannya terhadap karat dan noda. Meskipun terjangkau, cincin ini mungkin kehilangan kilau lebih cepat.
Tungsten kelas perhiasan, yang diikat dengan nikel, menawarkan perlindungan korosi yang lebih baik. Meskipun sedikit lebih mahal, cincin ini mempertahankan kilau dan integritas strukturalnya lebih lama, menjadikannya investasi yang lebih cerdas bagi pasangan.
Tungsten karbida, varian umum dalam cincin, adalah salah satu logam terkeras yang dikenal—tahan terhadap goresan dan penggunaan sehari-hari. Ia juga tahan terhadap paparan air dan bahan kimia rumah tangga. Namun, kekerasannya membuatnya rapuh; dampak signifikan dapat memecahkan atau menghancurkan cincin. Lepaskan selama aktivitas berdampak tinggi seperti olahraga atau kerja berat.
Bisakah cincin tungsten diubah ukurannya?
Karena kekerasannya yang ekstrem, cincin tungsten tidak dapat diubah ukurannya. Pastikan ukuran yang akurat sebelum membeli.
Apakah cincin tungsten membuat jari menjadi hijau?
Reaksi alergi (misalnya, terhadap nikel atau kobalt) dapat menyebabkan perubahan warna kulit, tetapi paduan nikel kelas perhiasan bersifat hipoalergenik bagi sebagian besar pemakai.
Cincin kawin tungsten menggabungkan daya tahan modern dengan keanggunan abadi, tetapi kualitasnya bervariasi. Dengan memprioritaskan bahan kelas perhiasan, penjual terkemuka, dan perawatan yang tepat, pasangan dapat memastikan cincin mereka bertahan sekuat komitmen mereka.